7 Cara Merawat Kesehatan Mata

Kita kerap mendengar kata pepatah, ''mencegah lebih baik daripada mengobati'' tak terkecuali untuk kesehatan mata. Banyak cara sederhana untuk menerapkannya. Beberapa cara mudah berikut ini bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mata Kamu.
mengurangi mata lelah

Rutin memeriksakan mata

Siapa pun kamu, wanita,pria, muda atau tua direkomendasikan memeriksakan mata ke dokter spesialis mata, paling kurang 2 tahun sekali supaya penglihatan selalu sehat dan terlindungi. Orang dewasa yang sudah berumur lebih dari 40 tahun bahkan direkomendasikan untuk memeriksakan mata setahun sekali.

Baca: Jangan Spelekan Kondisi Serius Di Balik Batuk Berdarah

Hal ini sangat membantu kamu untuk mencegah sakit mata yang berkaitan dengan penambahan usia, seperti katarak dan glukoma. Bahkan pada usia antara 6-12 bulan, mata anak sudah harus diperiksa untuk mendeteksi masalah penglihatan yang mungkin dapat memengaruhi kemampuan belajarnya.

Cari tahu pula tentang riwayat kesehatan mata keluarga. Mengapa? Karena banyak penyakit atau masalah mata yang diturunkan dari orang tua ke anak. Selain itu, ada penyakit yang dapat dideteksi dengan pemeriksaan mata, contohnya diabetes dan tekanan darah tinggi. Dengan pemeriksaan rutin, berbagai penyakit mata dan gejalanya dapat terdeteksi lebih dini. Pengobatannya pun tentu akan lebih mudah.

Mengonsumsi Makanan Bergizi

Penelitian menunjukkan bila vitamin C dan E, zinc, lutein, asam lemak omega-3 diduga dapat membantu menangkal masalah mata terkait usia seperti katarak dan degenerasi makula mata. Sayuran berdaun hijau, salmon, tuna, telur, kacang-kacangan, blueberry, blackberry, dan jeruk bila dikonsumsi secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan mata.

Jangan Terlalu Lama Menatap Komputer

Menatap layar komputer terlalu lama dapat menyebabkan sakit kepala, nyeri leher, sakit  pada bahu dan punggung, mata kering dan tegang, sulit fokus menatap kejauhan, dan tidak menutup kemungkinan  menjadi kabur.

Bila Kamu bekerja di depan komputer sepanjang hari, tiap 20 menit alihkan pandangan mata sejauh 6 meter selama 20 detik untuk mengurangi ketegangan pada mata. Atau bisa juga mengistirahatkan mata selama 15 menit tiap 2 jam sekali. Dan bila mata Kamu terasa kering, seringlah mengedipkan mata.

Memakai Kacamata Hitam

Nggak hanya kulit yang perlu dilindungi dari efek berbahaya sinar ultraviolet matahari, mata juga perlu. Terlalu sering terpapar sinar ultraviolet dapat menyebabkan katarak, penyakit makula degenerasi, kornea terbakar, dan bahkan kanker kelopak mata. Oleh karena itu, pakailah kacamata yang dapat memblokir sinar UVA dan UVB atau memakai topi ketika berjalan-jalan di siang hari.

Nggak Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit katarak,  degenerasi makula, dan kerusakan saraf optik yang mampu menyebabkan kebutaan serta merusak retina. Merokok juga bisa menumbuhkan plak di aliran darah dan melemahkan arteri hingga menimbulkan risiko serangan jantung.

Membuang Makeup Lama

Pada riasan mata bentuk cair atau krim, bakteri dapat tumbuh dengan mudah. Buang dan ganti makeup Kamu bila sudah 3 bulan digunakan. Selalu ingat untuk nggak meminjam dan meminjamkan makeup dari dan kepada orang lain. Serta pastikan untuk mencuci wajah hingga bersih sebelum dan setelah memakai makeup. Bila mengalami infeksi ketika mengenakan makeup, hapus riasan dan segera temui dokter.

Sering Melakukan Olahraga

Penelitian mengungkapkan bila olahraga mungkin dapat mengurangi risiko kehilangan penglihatan akibat tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Cara menjaga kesehatan mata juga dapat dilakukan dengan tak mengabaikan berbagai masalah pada mata. Bila terasa seperti ada butiran pasir di mata, bilas dengan air bersih. Dan bila mata terasa gatal atau berubah merah, atasi dengan obat tetes mata atau kompres dingin.

Segera periksakan ke dokter mata bila gejala seperti di atas terus berlanjut. Atau bila mata terasa sakit, bengkak, sensitif terhadap cahaya, seperti ada bintik-bintik gelap mengambang ketika melihat, atau setiap kali Kamu tak dapat melihat secara normal.